Kamis, 16 Januari 2014

Kalimat Efektif

1.Pengertian Kalimat Efektif
Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili gagasan pembicara atau penulis serta dapat diterima maksud/arti serta tujuannya seperti yang dimaksud penulis/pembicara.

2.Syarat-syarat kalimat efektif dan contoh dari syarat tersebut

      -Kesepadanan dan kesatuan gagasan
Kesepadanan artinya hubugan timbal balik antara subjek dengan predikat, antara predikat dengan objek serta dengan keterangan-keterangan yang menjelaskan unsur-unsur suatu kalimat. Kesatuan gagasan artinya bahwa sebuah kalimat harus utuh mengandung satu ide pokok atau satu pikiran (tidak menimbulkan salah paham). Jika sebuah kalimat sepadan dengan idenya, dengan sendirinya struktur kalimatnya jelas.
contoh : Kita bisa merasakan dalam kehidupan sehari-hari, betapa emosi itu sering kali merupakan tenaga pendorong yang amat kuat dalam tindak kehidupan kita.

-koherensi yang baik dan kompak
Koherensi atau kepaduan yang baik dan kompak adalah hubungan timbal balik yang baik dan jelas antara unsur-unsur (kata atau kelompok kata) yang membentuk kalimat itu.
a.       Koherensi rusak karena tempat kata dalam kalimat tidak sesuai dengan pola kalimat
BAIK: Adik saya yang paling kecil memukul anjing di kebun kemarin pagi, dengan sekuat tenaganya.
TIDAK BAIK: Adik saya yang paling kecil memukul dengan sekuat tenaganya kemarin pagi di kebun anjing.
Anjing kemarin pagi dikebun adik saya memukul dengan sekuat tenaga.
b.      Kepaduan sebuah kalimat akan rusak pula karena salah mempergunakan kata-kata depan, kata penghubung dan sebagainya.
Contoh:
Interaksi antara perkembangan kepribadian dan perkembangan penguasaan bahasa menentukan bagi pola kepribadian yang sedang berkembang. (tanpa kata bagi).
Sejak lahi manusia memiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam, atau kepadapihak lain karena merasa dirinya lebih kuat. (tanpa kepada).

Keparalelan
Yang dimaksud dengan keparalelan atau kesejajaran adalah terdapatnya unsur-unsur yang sama derajatnya, sama pola atau susunan kata dan frasa yang dipakai di dalam kalimat. Umpamanya dalam sebuah perincian, unsur pertama menggunakan verba, unsur kedua dan seterusnya juga verba. Jika bentuk pertama menggunakan nomina, bentuk berikutnya juga harus nomina.
Contoh kesejajaran atau paralelisme yang salah:
1).  Kegiatan di perpustaakan meliputi pembelian buku, membuat katalog, dan buku-buku diberi label.
2).  Kakakmu menjadi dosen atau pengusaha?

Contoh kesejajaran atau paralelisme yang benar:
1).  kegiatan diperpustakaan meliputi pembelian buku, pembuatan katalog dan pelabelan buku.
2).  Kakakmu sebagai dosen atau sebagai pengusaha?

Penekanan
Yang dimaksud dengan penekanan adalah suatu perlakuan khusus menonjolkan bagian kalimat sehingga berpengaruh terhadap makna kalimat secara keseluruhan. Cara yang dipakai untuk memberi perlakuan khusus pada kata-kata tertentu ada beberapa, yaitu:
a. Dengan meletakkan kata yang ditonjolkan itu di awal kalimat,
b. Dengan melakukan pengulangan kata ( repetisi),
c. Denga melakukan pengontrasan kata kunci,
d. Dengan menggunakan partikel/penegas.
Contoh penekanan dengan menempatkan kata yang ditonjolkan pada awal kalimat:
1). Pada bulan Desember kita ujian akhis semester. (bukan akhir noember.
2). Kita akan ujiian akhir semester pada bulan Desember. (bukan merreka)
3). Ujian akhir semester kita tempuh pada bulan Desember. (bukn ujian tengah semester)
Contoh penekanan dengan pengulangan kata:
1). Saya senang melihat panorama alam yang indah; saya senang melihat lukisan yang indah; dan saya juga senang, melihat hasil seni ukir yang indah.
2). Sudara-saudara, kita tidak suka dibohongi, kita tidak suka ditipu, kita tidak suka dibodohi.
Contoh  penekanan dengan pengontrasan kata kunci:
1)      Penduduk desa itu tidak menghendaki bantuan yang berifat sementara, tetapi bantuan yang bersifat permanen.
Contoh penekanan dengan menggunakan partikel penegas:
1) Hendak pulang pun hari sudah gelap dan hujan pula.
2) Adakah yang bertanggung jawab menyelesaikan masalah itu

Kehematan
         Yang dimaksud dengan kehematan ialah menghindari pemakaian kata yang tidak perlu. Hemat tidak bararti harus menghilangkan kata-kata yang dapat memperjelas arti kalimat. Hemat di sini berarti “ekonomis” tidak memakai kata-kata mubazir, tidak mengulang-ulang subjek, tidak menjamakkan kata yang sudah berbentuk jamak. Dengan hemat kata-kata, diharapkan kalimat menjadi padat berisi.
a. Contoh kalimat yang tidak hemat kata:
1). Saya melihatnya dengan mata kepala saya sendiri bahwa mahasiswa itu belajar seharian dari pagi sampai petang.
2). Dalam pertemuan yang mana hadir di sana Wakil Gubernur DKI dilakukan suatu perundingan yang membicarakan perparkiran.
3). Manajer itu dengan segera mengubah rencananya setelah dia bertemu dengan direkturnya.
4). Agar supaya Anda dapat memperoleh nilai ujian yang memuaskan, Anda harus belajar dengan sebaik-baiknya.
b. Contoh kalimat yang hemat kata:
1). Saya melihat sendiri mahasiswa itu belajar seharian.
2). Dalam pertemuan yang dihadiri Waki Gubernur DKI dilakukan perundingan tentang perparkiran.

Kelogisan
         Yang dimaksud dengan kelogisan ialah mengupayakan agar ide kalimat masuk akal. Logis dalam hal ini juga menuntut adanya pola piker yang sistematis (runtut/teratur dalam penghitungan angka dan penomoran). Sebuah kalimat yang sudah benar strukturnya, sudah benar pula pemakaian tanda baca, kata, dan frasa, dapat menjadi salah karena maknanya tidak masuk akal atau lemah dari segi logika. Perhatikan contoh kalimat yang lemah dari segi logika berbahasa berikut ini:
a. Kambing sangat senang bermain hujan. (padahal kambing tergolong anti air).
b. Karena lama tinggal di asrama putra, anaknya semua laki-laki. (apa hubungan tinggal di   asrama putra dengan mempunyai anak lelaki?).

 Ketegasan
         Ketegasan atau penekanan ialah suatu perlakuan penonjolan terhadap ide pokok dari kalimat. Untuk membentuk penekanan dalam suatu kalimat, ada beberapa cara, yaitu:
a. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat (di awal kalimat)
Contoh:
1) Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain.
2) Pada kesempatan lain, kami berharap kita dapat membicarakan lagi soal ini. (ketegasan)
3) Presiden mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini dengan kemampuan yang ada pada dirinya.
4) Harapan presiden ialah agar rakyat membangun bangsa dan negaranya. (ketegasan)
b. Membuat urutan kata yang bertahap.
Contoh:
1) Bukan seribu, sejuta, atau seratus, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. (salah)
2) Bukan seratus, seribu, atau sejuta, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar. (benar)
c. Melakukan pengulangan kata (repetisi)
Contoh:
Cerita itu begitu menarik, cerita itu sangat mengharukan.
d. Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan.
Contoh:
Anak itu bodoh, tetapi pintar.
e. Mempergunakan partikel penekanan (penegasan), seperti: partikel –lah, -pun, dan –kah.
Contoh:
1) Dapatkah mereka mengerti maksud perkataanku?
2) Dialah yang harus bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas ini.

3.Kesalahan-kesalahan dalam kalimat efektif
1.Pleonastis
adalah pemakaian kata yang mubazir(berlebihan),yang sebenarnya tidak perlu.
contoh : 
salah : banyak angka-angka pada kalimat tersebut.
benar : banyak angka pada kalimat tersebu.

2.kontaminasi
salah : fitur terbarunya android ini lebih simple.
benar : fitur terbaru android ini lebih simple.

3.Salah pemilihan kata
salah : saya mengetahui kalau ia sedih.
benar : saya mengetahui bahwa ia sedih.

4.Salah nalar
salah : bola gagal masuk gawang.
benar : bola tidak masuk gawang.

5.pengaruh bahasa asing atau daerah(interferensi)
Bahasa asing
contoh:
saya tinggal di Semarang di mana ibu saya bekerja

kalimat ini bisa jadi mendapatkan pengaruh bahasa inggris
i live in Semarang where my mother works.

dalam bahasa indonesia sebaiknya kalimat tersebut menjadi :
saya tinggal di Semarang tempat ibu saya bekerja.
Bahasa daerah
contoh : 
anak-anak sudah pada datang
 dalam bahasa Indonesia sebaiknya kalimat tersebut menjadi :
Anak-anak sudah datang.

6.Kata depan yang tidak perlu\
salah : Di mall ini banyak toko bagus.
benar : mall ini banyak toko bagus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar